Wajib Pajak di Kota Bitung Tidak Jujur Lapor Pendapatan, Ini Sanksinya

- 15 Mei 2024, 06:00 WIB
Front office Kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Bitung
Front office Kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Bitung /Arham Licin/Journal Telegraf

JOURNALTELEGRAF - Semua wajib harus mengetahui informasi terkait rencana penertiban yang akan dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung dalam waktu dekat. 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bapenda Kota Bitung, Theo Rorong, Selasa 14 Mei 2024 saat disambangi Journal Telegraf di kantornya, Kompleks Kantor Walikota Bitung. 

Baca Juga: Masyarakat Kota Bitung Wajib Tahu, Ini Inovasi Baru Bapenda Soal Pajak Restoran

Menurut Theo, penertiban akan dilakukan khusus untuk wajib pajak (WP) yang bergerak di sektor rumah makan, restoran, hotel dan hiburan. 

"Upaya ini kita lakukan dalam rangka menggenjot pendapatan daerah, wajib pajak harus mematuhi setiap aturan yang sudah ditetapkan terkait nilai besaran pajak yang harus dibayar," tegas Theo. 

Dia juga mengingatkan wajib pajak, bahwa setiap sen pajak yang dibayarkan dan masuk ke kas daerah akan digunakan kembali untuk masyarakat. 

"Jadi semua pajak yang dibayar oleh wajib pajak itu masuk ke kas daerah dan kita gunakan untuk pembangunan daerah ini," ucap mantan Kepala Bagian Umum Setda Kota Bitung itu. 

Oleh karena itu, Theo berharap kerjasama semua pelaku usaha, khususnya para wajib pajak daerah agar bisa tertib dalam melaporkan laporan pajaknya. 

"Jadi mari sama sama kita dengan jujur melaporkan setiap pendapatan dari hasil usaha yang kita jalankan, jangan ada yang disembunyikan biar masyarakat juga bisa mengetahui," katanya. 

Selain itu, Theo juga akan mulai menerapkan sanksi terhadap wajib pajak yang "nakal" karena tidak melaporkan pendapatan yang sebenarnya. 

Halaman:

Editor: Arham Licin


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah